Diduga Tenggak Miras Oplosan, 11 Warga Tewas

144
Ilustrasi miras oplosan (Foto: IST)

BANDUNG, magnetberita.com – Puluhan warga Kabupaten Bandung diduga over dosis setelah menenggak minuman keras oplosan, Minggu (8/4/2018).

Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dan 13 orang lainnya masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Cikopo Kecamatan Cicalengka karena kondisinya kritis. Sedangkan empat orang sudah diperbolehkan pulang.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengaku kejadian tersebut harus jadi perhatian semua pihak. Ia pun menggerebek sejumlah tempat yang diduga menjual miras oplosan.

“Dari dua tempat itu kami mengamankan sebanyak 76 botol minuman keras berbagai merek dan 3 tong tuak,” kata Kapolres kepada wartawan seusai sidak.

Puluhan botol miras dan 3 tong tuak diamankan dari Kampung Kebon Suuk RT 01/09, Desa Cicalengka Wetan dan Kampung Bojong Asih RT 03/03, Desa Cicalengka Wetan.

“Kami dibantu aparat gabungan lainnya terdiri dari unsur Muspika Cicalengka, anggota Polsek Cicalengka, anggota Koramil 0903/Cicalengka, serta anggota Satpol PP, menggerebek dua tempat itu,” ucapnya.

Kapolres mengapresiasi masyarakat yang telah bekerja sama memberikan informasi lokasi-lokasi yang dijadikan tempat penjualan miras. Ia pun mengharapkan peran serta aktif semua elemen masyarakat untuk terus menginformasikan lokasi lain yang dicurigai jadi sumber penjualan miras.

“Miras dan narkoba adalah musuh kita bersama,” tegasnya.

Reporter: Agus Kris | Editor: Eddy Surya Wijaya