Dinas P dan K Cianjur Gerak Cepat Mendata Pelajar Terdampak Banjir Cidaun

65
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi (Foto: MAGNET BERITA)

CIANJUR, magnetberita.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Cianjur bertindak cepat menyikapi dampak banjir bandang meluapnya Sungai Cidaun terhadap para siswa. Jajaran Dinas P dan K akan mendata jumlah pelajar yang tidak bisa bersekolah karena peralatan sekolah mereka terbawa hanyut.

“Kami sudah mendapat informasi dari guru dan penilik di Kecamatan Cidaun tentang itu. Informasinya peralatan sekolah dan buku milik para pelajar terbawa hanyut banjir bandang,” kata Kepala Dinas P dan K Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, kepada magnetberita.com di ruang kerjanya, Kamis (26/4/2018).

Para pelajar itu tersebar di tiga kampung yaitu Limbangan, Bobojong, dan Erang. Namun Cecep belum bisa memastikan jumlah pelajar yang terdampak banjir. Pendataan cukup terkendala karena jalur menuju ke lokasi lumayan sulit.

Baca: Kasihan! Ratusan Pelajar Korban Banjir Cidaun tak Bisa Bersekolah

“Tidak mudah mendata langsung ke lokasi karena masih terhalang lumpur dan reruntuhan rumah yang terbawa hanyut. Tapi Insyaallah dalam satu hari ke depan sudah ada jumlah pasti pelajar yang peralatan dan bukunya terbawa hanyut,” terangnya.

Beberapa langkah sudah dilakukan untuk menanggulangi pelajar yang terkena dampak banjir bandang. Selain pendataan, kata Cecep, juga mengumpulkan peralatan sekolah dan buku untuk dibagikan kepada para pelajar.

“Pasti kita tanggulangi pelajar yang menjadi korban bencana. Bahkan kami juga membuka posko bantuan di kantor Dinas P dan K untuk masyarakat yang ingin membantu dengan memberikan seragam sekolah, sepatu, tas, alat tulis maupun buku,” tandasnya.

Reporter: Mokh Ikhsan | Editor: Herman Me’enk