Emud Tewas Mendadak Saat Mencoblos di TPS Desa Citarik

380
Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi saat tengah memantau pelaksanaan Pilkades Citarik Palabuhanaratu (Foto: Andra Daryl Permana/MB.COM)

SUKABUMI, magnetberita.com – Emud (67), warga Kampung Ciawun Lebak, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meninggal dunia saat mengantre untuk memberikan hak suaranya pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Ahad (22/10/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Emud mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) Pilkades Citarik dan berada di dalam antrean para pemilih sekitar pukul 08.10 WIB. Saat tengah mengantre bersama pemilih lainnya, tiba-tiba korban jatuh pingsan.

Panitia pilkades dan tenaga medis yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban. Lantaran peralatan yang dimiliki tenaga medis minim, Emud akhirnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu. Namun, sebelum sampai ke RS korban dikabarkan sudah meninggal dunia. Korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung.

“Informasi dari warga, korban meninggal diduga karena serangan jantung. Hal itu diperkuat dari keterangan tim medis RSUD Palabuhanratu. Jadi, bukan akibat berdesakan saat tengah mengantre di antara pemilih,” terang Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi kepada magnetberita.com di kantor Desa Citarik.

Lihat Juga: 3.145 Personel Siap Amankan Pilkades Serentak

Untuk diketahui, sebanyak 71 desa di 38 kecamatan di Kabupaten Sukabumi menggelar pilkades serentak pada hari ini. Sementara pelaksanaan Pilkades Citarik diikuti oleh lima calon di antaranya Ami Rusmiyadi, Erwin Senjaya, Asep Gumilang, Ujung Abdul Malik dan calon petahana M. Ledy Nurlaedi.

Desa Citarik sendiri memiliki jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak jika dibandingkan dengan dua desa lainnya di Kecamatan Palabuhanratu yang sama-sama menggelar Pilkades yakni Desa Cibodas dan Pasir Suren.

Jumlah pemilih di Desa Citarik sebanyak 9.308 jiwa, Cibodas 5.919 orang dan Pasir Suren 5.017 pemilih.

Rep: Andra Daryl Permana | Red: Herman Me’enk