Ini Hasil Otopsi Penyebab Kematian Korban Pembacokan di Palabuhanratu

1184
Jasad korban pembacokan di areal Pasar Semimodern Palabuhanratu usai diotopsi Tim Forensik RSUD Sekarwangi Cibadak (Foto: Ruslan Abdul Gandi/MB.COM)

SUKABUMI, magnetberita.com – Tim Forensik RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengotopsi jasad korban pembacokan di areal Pasar Semimodern Palabuhanratu. Hasilnya terdapat sejumlah luka sabetan senjata tajam yang diduga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Hasil otopsi ditemukan beberapa luka kekerasan benda tajam. Seperti di bagian perut. Diduga luka di bagian perut tersebut yang menjadi penyebab utama kematian korban,” ungkap Arif Wahyono, dokter spesialis forensik, kepada wartawan di RSUD Sekarwangi Cibadak, Jumat (9/2/2018).

Baca: Sadis! Terlibat Cekcok, Kakak-beradik Jadi Korban Pembacokan Rekannya

Diberitakan sebelumnya, meninggalnya D alias De’e (29), berawal saat korban bersama kakaknya, D (39), terlibat perkelahian dengan pelaku di areal Pasar Semimodern Palabuhanratu, Kamis (8/2/2018) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kejadian nahas yang dialami warga Kampung Kebon Kalapa RT 02/08, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi itu diduga karena cekcok saat pesta minuman keras.

D alias De’e meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Sedangkan kakaknya, D, mengalami kondisi serupa tapi masih dalam perawatan medis RSUD Palabuhanratu.

Reporter: Ruslan Abdul Gandi | Editor: Herman Me’enk