Niat Nyari Peruntungan, yang Ada Malah ‘Buntung’

132
TERKAPAR: Salah seorang korban dugaan penipuan terkapar di veld bed IGD RSUD Palabuhanratu karena tak sadarkan diri (Foto: YADI/MAGNET BERITA)

SUKABUMI, magnetberita.com – Empat lelaki jadi korban penipuan suruhan dukun, Selasa (24/4/2018). Tadinya, keempat korban sedang mencari peruntungan untuk kelancaran usaha. Saat ini keempat korban dalam perawatan di IGD RSUD Palabuharatu.

M Sirojudin (58), salah seorang korban warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengaku mendapat petunjuk dari seseorang yang juga menjadi korban, Oki Perhangga Yuda (37), warga Kampung Tapos RT 09/02, Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

“Saya memang mencari orang pintar untuk kelancaran usaha. Tapi gak nyangka akhirnya akan seperti ini,” ungkap Sirojudin saat ditemui di ruang IGD RSUD Palabuhanratu, Rabu (25/4/2018).

Waktu itu, lanjut dia, mereka diajak melakukan ritual dan dipijat oleh seorang bernama Rifky. Ia merupakan suruhan dukun yang disebut-sebut bernama Abah Anta. Selanjutnya mereka tidak sadarkan diri setelah mendapat pijatan.

“Setelah kami bercerita, satu per satu kami dipijat kemudian diberi air rendaman beras. Setelah itu saya tidak ingat lagi,” beber pria berlogat Jawa itu.

Korban lainnya, Oki Perhangga Yuda, menjelaskan ia mengenal dukun tersebut dari temannya bernama Asep. Namun ia berkomunikasi dengan dukun itu melalui telepon. Kendati belum pernah bertemu, namun ia meyakini jika dukun tersebut dapat membantu.

“Saya percaya soalnya teman menceritakan kehebatan si dukun dan sudah ada yang berhasil. Namun ternyata yang menemui kami bukan dukun yang dimaksud tapi orang yang mengaku suruhannya,” ungkapnya.

Dua korban lainnya yakni Sulton (50) dan Arman (39) masih dalam perawatan RSUD Palabuhanratu. Korban dilarikan ke rumah sakit, Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Keempatnya mengalami kerugian karena beberapa barang raib digondol orang tersebut.

“Kami kehilangan ponsel, kamera DSLR, dan uang. Nilainya sekitar Rp80 juta lebih,” tandasnya.

Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polsek Palabuhanratu. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Reporter: Yadi | Editor: Andra Daryl Permana