Pemkot Sukabumi Usulkan KH Ahmad Sanusi Jadi Pahlawan Nasional

120
KH Ahmad Sanusi

SUKABUMI, magnetberita.com – Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat akan mengusulkan KH Ahmad Sanusi menjadi pahlawan nasional. Pasalnya, seorang ulama pemikir dan tokoh pejuang kemerdekaan Republik Indonesia asal Sukabumi itu layak mendapat gelar pahlawan nasional.

Apalagi negara RI melalui Presiden Soeharto pernah menganugerahi penghargaan Bintang Maha Putera Utama pada 12 Agustus 1992 silam. Penganugerahan Bintang Maha Putera Adipradana juga diterima Ahmad Sanusi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009.

Sedangkan Pemkot Sukabumi mengabadikan namanya menjadi salah satu nama jalan di Kota Sukabumi, yang menghubungkan antara jalan Cigunung sampai dengan Degung. Adapun Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengabadikan karya Ahmad Sanusi yang monumental yakni Tafsir Raudhatul Irfan menjadi nama Masjid Raya Raudhatul Irfan, sebuah masjid yang dibangun oleh Pemprov Jabar yang berada di Jalan Lingkar Selatan Cibolang, Sukabumi.

Dan kini tokoh pemikir Islam itu namanya diabadikan jadi terminal tipe A yang baru beberapa hari diresmikan Wali Kota Sukabumi HM Muraz.

“Kita akan mendorong dan mengusulkan nama KH Ahmad Sanusi menjadi pahlawan nasional,” kata Muraz kala peresmian Terminal KH Ahmad Sanusi yang berada di Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Jumat (28/10/2016).

Gagasan Pemkot Sukabumi mendorong dan mengusulkan nama KH Ahmad Sanusi jadi pahlawan nasional, bukan tanpa alasan. Seorang ulama pemikir putra Sukabumi yang pernah berkiprah di panggung nasional pada era 1920 sampai 1950 adalah pejuang yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah perjuangan kemerdekaan RI, baik pemikiran maupun gagasannya untuk kepentingan agama, bangsa dan negara.

Sehingga tidak heran apabila pemerintah mengangkatnya menjadi salah seorang perintis kemerdekaan RI. Bahkan Presiden RI memberikan anugerah penghargaan kepada pendiri beberapa pondok pesantren di zaman penjajahan Jepang dan Belanda ini, salah satunya Pesantren Syamsul’Ulum Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

“Sudah selayaknya beliau sebagai tokoh kaum pergerakan kemerdekaan RI menerima gelar pahlawan nasional. Mudah-mudahan usulan kita bisa diterima pemerintah pusat,” cetus Muraz.

Rep: Eeng Herman
Editor: Sidik Maulana