Permudah Akses Masyarakat, Dinkes Buka Kantor Pelayanan Jamkesda

156
PERMUDAH: Kabupaten Sukabumi sekarang memiliki Kantor Pelayanan Jamkesda yang bertujuan memudahkan akses masyatakat mendapatkan layanan kesehatan (Foto: MAGNET BERITA)

SUKABUMI, magnetberita.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi membuka kantor pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di Jalan Bhayangkara Nomor 37, Palabuhanratu. Pembukaan kantor itu sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman, mengatakan Jamkesda hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan ketentuan dan rekomendasi dari Dinas Sosial.

“Kami akan melayani pengurusan Jamkesda sesuai rekomendasi dari dinsos. Persyaratannya harus ada KTP, KK (Kartu Keluarga), dan sudah terdaftar dalam database dinsos. Jadi, yang menentukan kepesertaan itu dinsos bukan dinkes,” ujar Asep yang juga menjabat sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sukabumi, kepada magnetberita.com, Jumat (4/5/2018).

Ke depan, lanjutnya, Jamkesda harus sudah terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS kesehatan. Hal itu sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan RI.

“Nantinya masyarakat dengan kategori miskin harus mendapatkan rekomendasi dari dinsos dan sudah terdaftar dalam JKN KIS BPJS kesehatan. Preminya akan kita ditanggung. Tapi masih kami bahas dengan pimpinan agar tidak menyalahi peraturan dari pemerintah pusat,” paparnya.

Asep menjelaskan, rata-rata masyarakat yang mengurus Jamkesda mencapai 700 hingga 800 pasien per bulan. Sejauh ini klaim Jamkesda rata-rata per bulan mencapai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar.

“Pasien BPJS dan Jamkesda tidak boleh dobel. Sudah ada sistem yang mengaturnya. Sangat kecil kemungkinan ada dobel kepemilikan jaminan kesehatan. Kita gunakan aplikasi BPJS untuk mengecek itu,” bebernya.

Untuk mempermudah pelayanan karena luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi, kata dia, dinkes berencana membuka dua pelayanan pengurusan Jamkesda yakni di Palabuhanratu dan Selaras dekat kantor dinsos.

Reporter: Heri Suryadi | Editor: Andra Daryl Permana