Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pencabulan di Sukabumi

1739
Tiga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur dibekuk jajaran Polsek Parungkuda (Foto: Bhasir/MB.COM)

SUKABUMI, magnetberita.com – Jajaran Polsek Parungkuda, Polres Sukabumi berhasil menangkap tiga dari lima pelaku pencabulan terhadap siswi kelas 3 SMP berinisial DRM (15), hingga hamil tujuh bulan, Kamis (2/11/2017).

Tiga pelaku tersebut yakni TH alias Ibes (24), EI alias Ceble (23) dan AS alias Ence (20). Semua pelaku merupakan warga asal Kampung Ciputat, Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sementara MK dan SO masuk daftar pencarian orang (DPO) dan kini masih dalam pengejaran petugas.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 81 dan 82 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Mereka terancam hukuman 10 hingga 15 tahun penjara.

Kanitreskrim Polsek Parungkuda Ipda Bayu Saeful Bahari menerangkan, kejadian ini terungkap setelah orangtua korban curiga putrinya sudah lama tak kunjung menstruasi. Berangkat dari kecurigaan itu, akhirnya orangtuanya mendesak agar korban mengaku.

“Setelah didesak korban akhirnya mengaku telah disetubuhi oleh tersangka Ibes dan MK sebanyak lebih dari lima kali. Pelaku merupakan teman main korban dan aksinya itu sudah dilakukan sepanjang Mei hingga September 2017,” ungkapnya.

Menurut pengakuan Ibes, kata Bayu, kala itu dia mengajak korban dan rekannya MK nongkrong di sebuah peternakan ayam di daerah Parakansalak. Sesaat kemudian pelaku Ibes mengajak korban ke sebuah ruangan kosong.

Lihat Juga: Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Sukabumi Meningkat

“Nah, di situlah terjadi perbuatan cabul. Melihat Ibes bersama korban, lalu MK menyusul dan melakukan tindakan serupa. Saat itu juga korban tak berdaya,” bebernya.

Dijelaskannya, korban terus dicabuli oleh teman-temannya dalam rentang waktu berbeda hingga hamil. Modus tersangka, lanjutnya, memacari korban dan mau bertanggung jawab.

“Total pelaku ada lima orang. Dua orang berinisial MK dan SO masih kita kejar dan berstatus DPO,” tandasnya.

Rep: Bhasir | Red: Herman Me’enk