Polri Ikut Pelototi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa

60
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat kunjungan kerja ke Mako Polres Sukabumi, Palabuhanratu (Foto: MB.COM)

SUKABUMI, magnetberita.com – Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) jadi pengawasan jajaran Polri. Tujuannya agar alokasi anggaran untuk pembangunan dan pemberdayaan di desa itu tepat sasaran dan tanpa dugaan penyelewengan. Program yang diusung Kapolri Jenderal Tito Karnavian yakni kolaborasi tiga pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa.

“Bhabinkamtibmas harus ikut membantu mengawal DD. Bukan berarti melakukan penegakan hukum, tapi mengingatkan kades untuk menjalankan program desa dengan anggaran tersebut. Anggota Polri harus aktif mengingatkan agar ADD dan DD terserap untuk pembangunan desa,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto di Mako Polres Sukabumi, Palabuhanratu, Jumat (12/1/2018).

Di wilayah hukum Polres Sukabumi, instruksi Kapolri itu sudah dilakukan di Polsek Cikakak sejak Jumat pekan lalu. Kapolsek Cikakak, AKP Joko Sudiro, mengaku telah membagikan selebaran check list kepada sembilan desa di Kecamatan Cikakak.

“Check list itu berisi 44 pertanyaan kepada desa dari mulai Musrenbangdes, pelaksanaan program, hingga LPj (Laporan Pertanggungjawaban) penggunaan ADD dan DD,” bebernya.

Dengan demikian, akan memudahkan kerja Bhabinkamtibmas saat bertugas dengan mekanisme mencontreng hal yang sudah dilakukan oleh desa dari 44 pertanyaan tersebut.

“Yang sudah dilakukan desa kita periksa untuk memastikan telah dilaksanakan dan kalau sudah sesuai baru di-check list. Jadi akan lebih mudah mengetahui apa yang sudah dan yang belum dikerjakan desa dengan ADD dan DD tersebut,” pungkasnya.

Rep: Meidy Ardiansyah | Editor: Andra Daryl Permana