Siswa “Badung” Diamankan di Palabuhanratu Ternyata Jadi Empat Orang

358
Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menginterogasi keempat pelajar yang diamankan jajaran Polsek Palabuhanratu (Foto: IST)

SUKABUMI, magnetberita.com – Terduga pelaku tawuran pelajar di sekitar Pasar Semimodern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/1/2018) bertambah menjadi empat orang.

Diberitakan, tiga pelajar ‘badung’ yakni IS (17), RS (17), dan MAA (16) diamankan jajaran Polsek Palabuhanratu karena diduga hendak tawuran. Satu pelajar lainnya yang diamankan berinisial A (17). Keempatnya merupakan siswa kelas XI salah satu sekolah kejuruan di Desa Tonjong.

Dari tangan keempat pelajar, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa sebilah pedang katana (samurai), satu unit sepeda motor matic, tiga buah tas, dan lima sachet obat batuk cair.

Setelah mendengar kabar pelajar diamankan, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi langsung mendatangi Mapolsek Palabuhanratu.

Ia menegaskan, akan melakukan penahanan terhadap keempat siswa itu. Mereka akan dijerat Undang-Undang Darurat dengan ancaman maksimal tujuh hari penjara dan masa perpanjangan tahanan selama 14 hari.

Lihat: Hendak Tawuran, Tiga Siswa SMK “Badung” Diamankan di Palabuhanratu

“Meski masih pelajar, kita gunakan Undang-Undang Darurat. Kita akan lakukan proses penyidikan sampai tuntas. Sebab, sudah banyak contoh di beberapa daerah ada siswa yang meninggal akibat tawuran. Ke depan kami akan membentuk tim gabungan untuk menyisir lokasi yang biasa dijadikan tempat nongkrong dan kumpul mereka,” bebernya kepada magnetberita.com.

Nasriadi mengimbau pihak sekolah agar berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Selain itu, orang tua juga diharapkan lebih intensif mengawasi anaknya masing-masing saat berada di luar rumah.

“Kasus tawuran antarpelajar harus menjadi tanggung jawab semua pihak. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” jelasnya.

IS, salah satu siswa mengaku dirinya dan dua rekannya hendak menolong A, yang dikeroyok oleh pelajar dari sekolah kejuruan lainnya.

“Saya bersama teman-teman tidak sempat tawuran karena keburu ada polisi. Malah, pas saya mau lari (kabur) sudah ketangkap duluan sama polisi,” ungkapnya.

Rep: Ersan | Editor: Andra Daryl Permana