Tinggal 600 Ribuan Jiwa Lagi Warga yang Belum Terdaftar Peserta JKN-KIS

69
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman (Foto: MAGNET BERITA)

SUKABUMI, magnetberita.com – Hampir 1,9 juta jiwa atau 76 persen dari 2,5 juta jiwa jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya agar sisa warga lainnya bisa terdaftar dalam kepesertaan.

“Saat ini aturan dari Kementerian Kesehatan RI mengharuskan masyarakat miskin memiliki JKN-KIS. Artinya mereka harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman, Sabtu (5/5/2018).

Jika dihitung, lanjut Asep, sisa warga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan sekitar 600 ribu jiwa. Mereka merupakan warga miskin.

“Nanti Jamkesda terintegrasi dengan JKN-KIS. Khusus untuk masyarakat kategori miskin, premi mereka akan ditanggung pemkab,” jelasnya.

Namun, kata Asep, pihaknya akan memberikan pelayanan Jamkesda yang terintegrasi dengan JKN-KIS sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Sosial. Jumlahnya tercatat dalam database masyarakat kategori miskin.

“Aturan ini sedang kami bahas bersama pimpinan,” terangnya.

Masih banyaknya masyarakat yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan berpengaruh pada lambannya penerimaan KIS oleh peserta baru. Dua pekan menjadi waktu seorang peserta JKN-KIS menerima kartu setelah pendaftaran dan kemudian dapat menggunakannya.

“Peraturannya 95 persen masyarakat harus terdaftar sehingga pelayanan BPJS Kesehatan bisa langsung aktif. Kami akan pikirkan formulasinya agar masyarakat daftar menjadi peserta JKN-KIS. Sekali lagi, untuk masyarakat dengan kategori miskin, premi JKN-KIS akan ditanggung pemkab,” pungkasnya.

Reporter: Heri Suryadi | Editor: Andra Daryl Permana