Wabup Sukabumi Hadiri Rakor PKH di Jakarta

84
HADIRI RAKOR: Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono (kanan), menghadiri rakor PKH yang digelar Kementerian Sosial di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta (Foto: Humas Setda)

JAKARTA, magnetberita.com – Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, menghadiri rapat koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018). Rapat digelar Kementerian Sosial untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program tersebut.

“Pelaksanaan PKH di Kabupaten Sukabumi sudah berjalan baik. Hanya perlu peningkatan sosialisasi sehingga banyak pihak yang mengetahui,” kata Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, seusai mengikuti acara.

Wabup pun meminta para pendamping PKH untuk meningkatkan peran mereka sehingga bantuan sosial yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) betul-betul efektif serta hak dan kewajiban bisa dipenuhi dan dilaksanakan optimal.

“Di Kabupaten Sukabumi jumlah penerima PKH sebanyak 94.942 KPM. Program imi harus bisa memberdayakan dan mengangkat derajat kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan. Intinya KPM harus maju dan meningkat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu hadir Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Hari Hikmat, Deputi Penanggulangan Kemiskinan Pungky, Dirjen Anggaran Askolani, Staf Khusus Menteri Kesehatan Prof Mahfud, serta Sekretaris Kementerian Pendidikan Nasional, Tamrin.

Setidaknya terdapat enam materi pokok yang dibahas dalam rakor itu yakni PKH sebagai episentrum menanggulangi kemiskinan dan kesenjangan, tren perencanaan strategis PKH dalam RPJMN 2015-2019, kebijakan keuangan inklusif bagi masyarakat miskin dan kurang mampu, peran strategis PKH dalam meningkatkan kelangsungan pendidikan anak, kebijakan nasional penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan, serta peran strategis PKH dalam pencegahan gizi buruk dan stunting.

Menteri Sosial, Idrus Marham, hadir menutup acara. Ia mengaku rencananya akan membuat buku berjudul ‘Bantuan Sosial Menuju Surga’.

“Mau masuk surga? urus fakir miskin. Saya ingin ketika bicara tentang fakir miskin maka yang kita kedepankan adalah panggilan pengabdian untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Reporter: Bimher | Editor: Herman Me’enk