Waduh! 35 PAC Nyatakan Mosi tidak Percaya terhadap Ketua DPC Hanura

72
SEPAKAT: Para PAC Partai Hanura di Kabupaten Sukabumi menyatakan mosi tak percaya terhadap ketua DPC (Foto: IQBAL/MAGNET BERITA)

SUKABUMI, magnetberita.com – Sebanyak 35 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Hanura menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sukabumi, Wandi Ruswandi. Mereka mengancam akan mundur dari kepengurusan Partai Hanura jika pernyataan ini tidak digubris.

Para pengurus PAC berkumpul di salah satu tempat di Kecamatan Cisaat. Masing-masing ketua dan sekretaris PAC menandatangani surat pernyataan mosi tidak percaya yang dibubuhi materai Rp6 ribu.

“Dari 35 PAC yang sepakat akan melakukan penandatanganan surat mosi tidak percaya hari ini. Namun hanya 27 PAC yang hadir. Sedangkan 8 lainnya berhalangan karena terkendala cuaca,” ujar Ketua PAC Hanura Kecamatan Surade, Subur Ginajar, Selasa (8/5/2018) malam.

Subur memaparkan, mosi tidak percaya penandatanganan bersama surat tersebut sudah dikoordinasikan sejak Rabu (25/4/2018) lalu. Dari total 47 PAC Partai Hanura di Kabupaten Sukabumi, hanya 12 PAC yang belum menyepakati atau belum siap.

Dalam surat mosi tidak percaya, para pengurus PAC menyebut ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sukabumi tidak melaksanakan tugas sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi.

Tudingan itu didasarkan pada enam butir indikator yakni tidak pernah melantik pengurus PAC, tidak melaksanakan rapat kerja cabang (Rakercab), tidak melaksanakan rapat pimpinan cabang (Rapimcab), serta tidak pernah melaksanakan pendidikan politik, dan penguatan partai bagi pengurus PAC.

Ketua DPC Partai Hanura, Wandi Ruswandi, juga disebut kurang respons terhadap permasalahan yang ada di tatanan bawah serta tidak melaksanakan program yang jelas untuk kemajuan dan pembesaran partai. “Bahkan atribut partai pun sama sekali tidak ada,” papar Subur.

Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Purabaya, Badrudin, menyebutkan ketua DPC tidak bisa memberikan solusi terhadap kepengurusan partai di wilayah. “Hanya memberikan intervensi. Cenderung otoriter, namun tidak memberikan solusi,” jelas Badrudin.

Untuk diketahui, surat pernyataan mosi tidak percaya ini akan disampaikan ke pengurus partai hingga tingkat dewan pimpinan pusat (DPP). Di bagian akhir surat, pengurus PAC Partai Hanura Kabupaten Sukabumi mengancam akan mundur dari kepengurusan partai jika surat tidak ditindaklanjuti dalam waktu 15 X 24 jam.

Reporter: Iqbal Salim | Editor: Herman Me’enk